Artikel
Tradisi Rewang Jadi Media Pembelajaran Mahasiswa KKN di Desa Ngampel
Sebagai bentuk kepedulian dan upaya menjunjung tinggi nilai-nilai sosial serta budaya lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik yang ditempatkan di Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang, turut serta dalam kegiatan rewang bersama ibu-ibu PKK Dusun Karangpilang menjelang acara pengajian rutin malam Jumat Kliwon. Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mempererat hubungan dengan masyarakat serta mendukung kelestarian tradisi yang ada di desa.
Rewang merupakan tradisi gotong royong masyarakat Jawa, di mana warga saling membantu dalam persiapan acara, baik itu kenduri, pernikahan, pengajian, maupun kegiatan sosial lainnya. Dalam konteks ini, rewang dilakukan oleh ibu-ibu PKK untuk menyiapkan hidangan yang akan disuguhkan dalam pengajian rutin di desa.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN ikut terlibat dalam proses pembuatan berbagai jenis jajanan tradisional. Di antaranya adalah onde-onde berbahan dasar ubi ungu, luntir yang terbuat dari singkong yang dihaluskan dan dicampur dengan gula jawa, serta perkedel kentang sebagai pelengkap sajian gurih. Para mahasiswa tidak hanya membantu dalam proses pengolahan bahan, tetapi juga belajar langsung dari para ibu tentang resep, teknik memasak, hingga filosofi di balik sajian tradisional tersebut.
Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh ibu-ibu PKK yang merasa terbantu sekaligus senang bisa berbagi pengetahuan kuliner lokal kepada generasi muda. Bu Uus, salah satu anggota PKK sekaligus tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sudah menjadi rutinitas. “Kegiatan rewang ini memang rutin kami lakukan setiap malam Jumat Kliwon. Biasanya kami mulai dari pagi, tapi alhamdulillah tadi anak-anak KKN bisa ikut bantu sejak siang setelah mereka selesai program kerja. Kami sangat senang,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang kearifan lokal dan kuliner tradisional, tetapi juga turut memperkuat hubungan sosial antara warga dan peserta KKN. Tradisi rewang menjadi wadah yang penuh makna, karena tidak hanya melibatkan kerja sama, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan rasa saling peduli di tengah masyarakat desa.
Penulis:
Chikita Puspa Yuliarini (Tim KKN 15 Reguler 2025)
Universitas Muhammadiyah Gresik
Desa Ngampel, Balongpanggang, Kabupaten Gresik


Tim Voli "Oreo Ngampel" Raih Kemenangan Gemilang di Desa Brangkal
Penerbitan Sertifikasi Halal di Desa Ngampel: Wujud Dukungan untuk Pelaku UMKM
Trial Pembuatan Briket Jerami: Dari Sawah Hingga Proses Pencetakan
Dari Hobi hingga Cita-Cita Unik, Siswa SDN 133 Ngampel Asah Public Speaking Lewat Bahasa Inggris
Mahasiswa KKN Gelar Perlombaan Malam, Warga Ngampel Penuh Antusias
Kolaborasi Mahasiswa KKN dengan Karang Taruna Dusun Karangpilang dan Kedondong
Demonstrasi Pembuatan Jamu Jahe dan Temulawak, Warga Ngampel Antusias Belajar
SEKOLAH KEJAR PAKET GRATIS
Kejurnas Bola Volly Junior
Pelatihan Penanggulangan dan Mitigasi Bencana Alam Bersama BPBD Kabupaten Gresik
"Desa Ngampel Ikut Lomba Vlog Vidio Parodi Surat Digital: Dukung Nawakarsa Bupati Gresik"
"Inovasi POEDAK: Pelayanan Kependudukan Desa Ngampel Lebih Mudah!"
Tasyakuran Sedekah Bumi Dusun Karangpilang Desa Ngampel: Pagelaran Wayang Kulit Ki Dalang Puguh Pras
Menyongsong Program Proiritas NAWA KARSA desa SIAP se Kecamatan BAlongpanggang
Di Balik Sepikat Kangkung: Produktivitas Ibu-Ibu Sawah Ngampel
Mengajar di UPT SD NEGERI 133 GRESIK Dusun Karangpilang Desa Ngampel
Menjaga Tradisi dan Rasa Syukur Lewat Kendurenan Suro di Desa Ngampel
Kerja bhakti Sambut Peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke 77
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa Ngampel Melalui Program Pengentasan Kemiskinan dari Dana A
Senam Sehat di Dusun Karangpilang, Wujud Kebersamaan Mahasiswa KKN dan Warga