Artikel
Menjaga Tradisi dan Rasa Syukur Lewat Kendurenan Suro di Desa Ngampel
Pada bulan Suro atau Sapar, masyarakat Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang, kembali menggelar tradisi kendurenan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat. Tujuannya agar tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tidak terlupakan.
Dalam kegiatan yang penuh khidmat ini, warga berkumpul untuk melaksanakan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Pesan-pesan spiritual pun disampaikan, mengajak seluruh warga agar senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah diberikan serta tetap menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Salah satu ciri khas dalam kendurenan Suro ini adalah tradisi membawa dan menukar berkat antarwarga. Setiap keluarga membawa nasi berkat yang kemudian ditukar dengan milik warga lainnya. Tradisi ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol dari rasa saling berbagi, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang terus dijaga di tengah masyarakat Desa Ngampel.
Kegiatan kendurenan Suro tahun ini dilaksanakan pada Sabtu, 26 Juli 2025 setelah salat Magrib, secara serentak di dua titik, yaitu di Balai Desa Ngampel Dusun Karangpilang dan Balai Desa Dusun Kedondong. Kedua lokasi tersebut dipenuhi oleh warga yang antusias mengikuti acara dari awal hingga akhir. Meskipun dilakukan di tempat berbeda, semangat dan makna dari kegiatan tetap sama: mempererat tali persaudaraan antarwarga dan memohon keberkahan untuk kehidupan ke depan.
Bulan Suro atau Sapar dalam tradisi masyarakat Jawa dikenal sebagai bulan yang sakral, penuh makna spiritual, serta waktu untuk introspeksi diri. Oleh karena itu, kendurenan Suro bukan hanya sebatas tradisi tahunan, tetapi juga menjadi bentuk refleksi dan doa agar masyarakat senantiasa diberi keselamatan, kesehatan, serta dijauhkan dari berbagai marabahaya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga Desa Ngampel, baik di Dusun Karangpilang maupun Kedondong, terus menjaga dan melestarikan warisan budaya yang telah ada. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya kebersamaan, rasa syukur, dan semangat gotong royong dalam membangun kehidupan desa yang harmonis dan sejahtera.
Penulis:
Tim KKN 15 Reguler 2025
Universitas Muhammadiyah Gresik
Desa Ngampel, Balongpanggang, Kabupaten Gresik


Tim Voli "Oreo Ngampel" Raih Kemenangan Gemilang di Desa Brangkal
Penerbitan Sertifikasi Halal di Desa Ngampel: Wujud Dukungan untuk Pelaku UMKM
Trial Pembuatan Briket Jerami: Dari Sawah Hingga Proses Pencetakan
Dari Hobi hingga Cita-Cita Unik, Siswa SDN 133 Ngampel Asah Public Speaking Lewat Bahasa Inggris
Mahasiswa KKN Gelar Perlombaan Malam, Warga Ngampel Penuh Antusias
Kolaborasi Mahasiswa KKN dengan Karang Taruna Dusun Karangpilang dan Kedondong
Demonstrasi Pembuatan Jamu Jahe dan Temulawak, Warga Ngampel Antusias Belajar
SEKOLAH KEJAR PAKET GRATIS
Kejurnas Bola Volly Junior
Pelatihan Penanggulangan dan Mitigasi Bencana Alam Bersama BPBD Kabupaten Gresik
"Desa Ngampel Ikut Lomba Vlog Vidio Parodi Surat Digital: Dukung Nawakarsa Bupati Gresik"
"Inovasi POEDAK: Pelayanan Kependudukan Desa Ngampel Lebih Mudah!"
Tasyakuran Sedekah Bumi Dusun Karangpilang Desa Ngampel: Pagelaran Wayang Kulit Ki Dalang Puguh Pras
Menyongsong Program Proiritas NAWA KARSA desa SIAP se Kecamatan BAlongpanggang
Bupati Gresik Gelar Ngunduh Mantu dalam Sidang Isbat Nikah Terpadu 2024
Menyambut HUT RI yang ke 77
MENUJU DIGITALISASI DESA
Semarak Perlombaan Malam di Dusun Kedondong: Meriahkan Kebersamaan Warga
Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Anak Melalui Program English Corner di Desa Ngampel