Artikel
Mahasiswa UMG Laksanakan KKN di Ngampel: Sinergi Edukasi, Teknologi & Pemberdayaan Potensi Lokal
Ngampel, Balongpanggang – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) secara resmi telah memulai kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahun 2025 di Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, yang akan berlangsung selama 40 hari, mulai tanggal 14 Juli hingga 22 Agustus 2025. Kegiatan KKN ini mengusung tema “Diversifikasi Produk Hasil Pertanian untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Lokal”, dengan fokus utama pada penguatan edukasi, inovasi teknologi tepat guna, dan pengembangan potensi desa.
Sebagai tanda dimulainya kegiatan, telah dilaksanakan acara pembukaan resmi KKN pada hari Selasa, 15 Juli 2025, yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Ngampel. Acara ini berlangsung di Balai Desa Ngampel dan menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara mahasiswa dengan masyarakat setempat.
Desa Ngampel yang dikenal sebagai desa agraris memiliki beragam potensi sumber daya alam dan kekayaan budaya lokal yang kuat. Seiring dengan perkembangan zaman, masih terdapat sejumlah peluang yang dapat dikembangkan bersama, seperti penguatan literasi digital, optimalisasi pengelolaan informasi desa, serta peningkatan edukasi di bidang lingkungan, kesehatan, dan kewirausahaan.
Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN UMG telah merancang serangkaian program kerja lintas bidang yang akan dilaksanakan secara bertahap selama masa pengabdian berlangsung. Saat ini, seluruh kegiatan masih dalam tahap persiapan dan koordinasi, serta akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Beberapa program kerja utama yang akan dilaksanakan antara lain adalah optimalisasi website desa sebagai pusat informasi digital, pemasangan plang nama jalan untuk memudahkan masyarakat dalam mengenali lokasi, serta pembuatan video profil desa bertajuk “Jejak Tani” yang akan mendokumentasikan potensi pertanian dan kearifan lokal desa.
Program lain yang akan dilaksanakan mencakup pemanfaatan limbah jerami menjadi briket, sebagai energi alternatif ramah lingkungan yang juga bernilai ekonomis. Sementara itu, mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris akan melaksanakan berbagai kegiatan edukatif seperti English Corner, pelatihan dasar public speaking, serta sosialisasi anti-bullying. Ketiga kegiatan ini dirancang khusus untuk menyasar anak-anak dan remaja desa sebagai generasi penerus yang perlu dibekali kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, serta pemahaman nilai-nilai empati dan toleransi sejak dini.
Tak hanya itu, mahasiswa dari program studi Ilmu Keperawatan akan mengedukasi siswa sekolah dasar mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta memperkenalkan jamu sachet alami dari bahan herbal lokal. Sementara tim dari prodi Akuntansi akan melakukan sosialisasi pengelolaan keuangan rumah tangga berbasis digital, serta kegiatan edukasi menabung dan kreativitas dengan barang bekas bagi anak-anak.
Program edukasi pertanian juga akan dilakukan melalui pengenalan sistem hidroponik sederhana bagi siswa SD, yang bertujuan untuk menumbuhkan minat terhadap pertanian modern. Mahasiswa dari prodi Kewirausahaan akan mendampingi pelaku UMKM dalam digitalisasi usaha, termasuk pelatihan branding dan legalitas produk, serta mengadakan sosialisasi kewirausahaan untuk anak usia dini.
Seluruh kegiatan dirancang berdasarkan hasil observasi dan komunikasi dengan warga, guna mendorong pemberdayaan masyarakat secara aktif dan berkelanjutan. Meskipun saat ini program-program tersebut masih dalam tahap awal pelaksanaan, semangat dan kesiapan mahasiswa untuk berkolaborasi dengan warga desa telah terbangun sejak hari pertama KKN.
Harapannya, keberadaan mahasiswa selama KKN ini dapat menjadi jembatan antara ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata di lapangan. Melalui kegiatan ini pula, mahasiswa dan masyarakat diharapkan saling belajar, saling menginspirasi, dan tumbuh bersama dalam proses pembangunan desa yang lebih mandiri dan inovatif.
Penulis:
Chikita Puspa Yuliarini (Tim KKN Reguler 15 UMG)
Universitas Muhammadiyah Gresik


Tim Voli "Oreo Ngampel" Raih Kemenangan Gemilang di Desa Brangkal
Penerbitan Sertifikasi Halal di Desa Ngampel: Wujud Dukungan untuk Pelaku UMKM
Trial Pembuatan Briket Jerami: Dari Sawah Hingga Proses Pencetakan
Dari Hobi hingga Cita-Cita Unik, Siswa SDN 133 Ngampel Asah Public Speaking Lewat Bahasa Inggris
Mahasiswa KKN Gelar Perlombaan Malam, Warga Ngampel Penuh Antusias
Kolaborasi Mahasiswa KKN dengan Karang Taruna Dusun Karangpilang dan Kedondong
Demonstrasi Pembuatan Jamu Jahe dan Temulawak, Warga Ngampel Antusias Belajar
SEKOLAH KEJAR PAKET GRATIS
Kejurnas Bola Volly Junior
Pelatihan Penanggulangan dan Mitigasi Bencana Alam Bersama BPBD Kabupaten Gresik
"Desa Ngampel Ikut Lomba Vlog Vidio Parodi Surat Digital: Dukung Nawakarsa Bupati Gresik"
"Inovasi POEDAK: Pelayanan Kependudukan Desa Ngampel Lebih Mudah!"
Tasyakuran Sedekah Bumi Dusun Karangpilang Desa Ngampel: Pagelaran Wayang Kulit Ki Dalang Puguh Pras
Menyongsong Program Proiritas NAWA KARSA desa SIAP se Kecamatan BAlongpanggang
MENUJU DIGITALISASI DESA
Pelayanan Administrasi Kependudukan Tanpa Harus Datang ke Dispenduk Gresik, Desa Ngampel Menerapkan
Bupati Gresik Gelar Ngunduh Mantu dalam Sidang Isbat Nikah Terpadu 2024
Posyandu Lansia dan Balita di Karangpilang dan Kedondong: Sinergi Ponkesdes dan Mahasiswa KKN untuk Kesehatan Warga
Turun Sawah, Tumbuh Kesadaran: Mahasiswa UMG Gali Pelajaran dari Lahan Ngampel
Menjaga Tradisi dan Rasa Syukur Lewat Kendurenan Suro di Desa Ngampel