Artikel
Pemasangan Plang Nama Desa: Upaya Mahasiswa KKN dan UMKM Lokal untuk Penataan Wilayah Ngampel
Pengenalan wilayah yang jelas dan sistematis merupakan salah satu kunci penting dalam mendukung tata kelola desa yang tertib dan informatif. Menyadari hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) yang tergabung dalam Kelompok 15 menginisiasi program pembuatan plang nama untuk wilayah Desa Ngampel.
Program ini difokuskan pada pemasangan plang nama desa, dusun, dan jalan, yang bertujuan untuk memperkuat identitas wilayah, memudahkan pendataan, serta memperindah lingkungan desa secara visual. Tidak hanya ditujukan bagi warga setempat, keberadaan plang ini juga akan membantu para tamu atau pendatang agar lebih mudah mengenali lokasi-lokasi penting di Desa Ngampel.
Saat ini, proses pembuatan plang masih berlangsung. Mahasiswa telah memulai dari tahap awal seperti pemesanan bahan kayu, pengukuran ukuran plang, pengecatan dasar, dan penulisan nama lokasi. Tahap selanjutnya adalah pemasangan plang di titik-titik strategis desa.
Adapun lokasi pemasangan plang meliputi:
-
Sebelum masuk wilayah Karangpilang, mencakup RT 1, 2, 3, dan 4, Balai Desa, serta TPQ.
-
Area perempatan Kedondong, mencakup RT 1, 2, 3, dan 4.
-
Perbatasan antara Dusun Kedondong dan Tanah Landean, dengan tulisan "Selamat Datang".
Menariknya, dalam proses pengerjaan plang ini, mahasiswa tidak hanya mengandalkan tenaga mereka sendiri, tetapi juga bekerja sama dengan pelaku UMKM lokal, yakni pengrajin kayu milik Bapak Sulhan. Beliau merupakan warga Desa Ngampel yang telah lama berkecimpung di bidang pertukangan dan kerajinan kayu.
Dengan menggandeng UMKM lokal, program ini menjadi lebih dari sekadar kegiatan fisik. Mahasiswa berupaya agar kegiatan ini turut memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat. Produk kayu hasil karya Pak Sulhan telah dikenal luas di desa dan sekitarnya karena ketahanannya, kerapihan pengerjaan, serta kualitas bahan yang unggul.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan terjadi sinergi positif antara mahasiswa sebagai agen perubahan dan masyarakat desa sebagai pelaku utama pembangunan. Program pembuatan plang ini juga memperlihatkan bahwa dengan semangat gotong royong dan pemanfaatan potensi lokal, penataan desa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa KKN bukan hanya hadir untuk melaksanakan program, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan antara kebutuhan desa dan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat setempat.
Penulis:
Chikita Puspa Yuliarini (Tim KKN 15 Reguler 2025)
Universitas Muhammadiyah Gresik
Desa Ngampel, Balongpanggang, Kabupaten Gresik


Tim Voli "Oreo Ngampel" Raih Kemenangan Gemilang di Desa Brangkal
Penerbitan Sertifikasi Halal di Desa Ngampel: Wujud Dukungan untuk Pelaku UMKM
Trial Pembuatan Briket Jerami: Dari Sawah Hingga Proses Pencetakan
Dari Hobi hingga Cita-Cita Unik, Siswa SDN 133 Ngampel Asah Public Speaking Lewat Bahasa Inggris
Mahasiswa KKN Gelar Perlombaan Malam, Warga Ngampel Penuh Antusias
Kolaborasi Mahasiswa KKN dengan Karang Taruna Dusun Karangpilang dan Kedondong
Demonstrasi Pembuatan Jamu Jahe dan Temulawak, Warga Ngampel Antusias Belajar
SEKOLAH KEJAR PAKET GRATIS
Kejurnas Bola Volly Junior
Pelatihan Penanggulangan dan Mitigasi Bencana Alam Bersama BPBD Kabupaten Gresik
"Desa Ngampel Ikut Lomba Vlog Vidio Parodi Surat Digital: Dukung Nawakarsa Bupati Gresik"
"Inovasi POEDAK: Pelayanan Kependudukan Desa Ngampel Lebih Mudah!"
Tasyakuran Sedekah Bumi Dusun Karangpilang Desa Ngampel: Pagelaran Wayang Kulit Ki Dalang Puguh Pras
Menyongsong Program Proiritas NAWA KARSA desa SIAP se Kecamatan BAlongpanggang
Profil Desa Ngampel
"Kegiatan Hari Gizi Nasional di Desa Ngampel: Penyuluhan Gizi dan Pencegahan Stunting
Penyambutan Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Gresik